BATU YANG DIGULINGKAN
Matius 28:2 menyebutkan, "Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya." – (TB 1)
Bayangkan oleh kita suasana di pagi Paskah. Di Pagi itu, Maria Magdalena dan Maria yang lain sedang menengok kubur Yesus. Kubur itu tertutup batu besar, sehingga mereka hanya bisa berada di depan batu.
Suasana begitu tenang. Mungkin sesekali terdengar suara jangkrik atau burung yang berkicau. Namun, tiba-tiba berubah menegangkan. Tanah tempat berpijak para Maria itu mendadak ...
MELAMPAUI KEMULIAAN
Ada sesuatu yang begitu kontras sekaligus menggugah dalam kisah awal penderitaan Yesus. Ia yang beberapa hari sebelumnya disambut dengan sorak-sorai, dielu-elukan, dan dimuliakan, kini justru direndahkan, dihina, bahkan diolok-olok oleh orang-orang yang sama ketika Ia ditangkap oleh para penguasa. Peristiwa ini terasa begitu unik, namun pada saat yang sama sangat dekat dengan realitas kehidupan manusia—di mana pujian dan penolakan dapat datang silih berganti dalam waktu yang begitu singkat.
Tentu, peristiwa yang dialami oleh Yesus ini bukan karena akibat kesalahan-N...
MELEPAS KEHILANGAN
Setiap manusia pasti akan pernah mengalami yang namanya kehilangan, dan hal ini bukanlah hal yang mudah untuk dihadapi dan diterima. Tentu saja, kehilangan di sini sering kali dikaitkan dengan kematian yang akan dialami oleh semua manusia. Namun, bagi sebagian orang ada kehilangan-kehilangan yang rasanya jauh lebih menyakitkan dari kematian. Misalnya saja, ada orang-orang yang kehilangan tujuan ketika apa yang selama ini ia telah kerjakan dan usahakan ternyata tidak membuahkan hasil yang baik. Ada juga yang kehilangan kepercayaan ketika orang-orang yang dianggap adalah ...
MELEPASKAN KEGELAPAN
Sekarang ini, kita hidup di tengah dunia yang terobsesi dengan kesempurnaan. Segala aspek di dalam kehidupan harus dilihat dan tampil sempurna, karena itulah yang disukai oleh orang-orang. Maka, tidak mengherankan kalau banyak sekali konten-konten media sosial yang menunjukkan kehidupan yang sempurna, mulai dari pekerjaan, finansial, hingga keluarga. Semuanya itu menjadi tujuan bersama, dan orang-orang berlomba-lomba untuk bisa meraih itu semua.
Namun, ada pepatah yang mengatakan bahwa ’Tidak ada manusia yang sempurna’. Pepatah ini hendak mengatakan bahwa sesunggu...
MELEPAS DAHAGA
“Halah, kok jadinya kayak begini sih?” Mungkin ini yang ada di pikiran umat Israel ketika mereka dipimpin Allah keluar dari tanah perbudakan Mesir. Setelah bergenerasi menjadi bangsa budak, mereka awalnya sangat bersukacita karena Allah melalui perantaraan hamba-Nya Musa membebaskan mereka. Terlebih lagi, Allah memberikan tempat tanah perjanjian bagi umat Israel. Yang mereka perlu lakukan hanya pergi menuju tempat yang sudah Allah janjikan tersebut.
Namun, betapa kecewanya mereka ketika menyadari bahwa perjalanan menuju tanah perjanjian tersebut bukanlah perkara ...
MELEPAS KEMELEKATAN
Menurut Saudara-saudari, apa yang paling berharga di dalam dunia? Tentu, jawaban atas pertanyaan ini bisa menjadi sangat luas dan bermacam-macam. Ada yang mungkin mengatakan bahwa keluarga adalah hal yang paling penting. Ada pula yang mengatakan bahwa materi dan kekuasaan adalah sesuatu yang akan membuat manusia menjadi sangat bahagia. Ada pula, yang menganggap bahwa kesehatan diri dan keluarga adalah sesuatu yang sangat didamba-dambakan di dalam hidup sehari-hari.
Tentu, jawaban-jawaban tersebut tidak ada yang salah. Wajar saja jika manusia melihat hal-hal tersebut ...
MELEPASKAN KE-AKU-AN
Siapa di antara kita yang tidak ingin dipandang baik, hebat, bahkan berharga oleh orang-orang di sekitar kita? Ketika itu terjadi, mungkin rasanya sangat bahagia dan menyenangkan. Menjadi pusat perhatian kemanapun kita pergi, dan bisa membawa sukacita dimanapun kita berada. Namun, apabila tidak hati-hati, umat Tuhan bisa terjatuh dalam sebuah dosa “ke-Aku-an”, yaitu sebuah keadaan ketika diri harus menjadi yang terutama, terbaik, dan menjadi pusat dalam segala hal, lalu memandang orang-orang di sekitar dengan sebelah mata, tidak lebih sebagai pemeran tambahan atau ...
DITEGUHKAN OLEH CAHAYA KEMULIAAN-NYA
Kecewa adalah suatu perasaan yang pernah dirasakan oleh hampir semua orang. Ketika seseorang memiliki harapan atau angan-angan akan sesuatu–entah itu akan masa depan, keadaan yang didambakan – lalu tiba-tiba semuanya berubah. Diperhadapkan dengan kejamnya realita kehidupan, dan yang muncul kemudian adalah rasa kecewa. Rasa kecewa ini menusuk dengan begitu dalam, menghantui dan memberatkan langkah dari setiap orang yang merasakannya. Maka, tidak mengherankan kalau perasaan kecewa adalah sesuatu yang tidak disenangi. Setiap kali harapan atau keinginan tidak tercapai, ...
BUKAN YANG TAMPAK, MELAINKAN DAMPAK
Ketika ada putra-putri Indonesia menorehkan prestasi baik dalam kancah nasional maupun internasional, pernahkah Saudara melihat adanya baliho atau postingan media sosial ucapan selamat dari pejabat atau orang-orang penting dari organisasi tertentu? Menariknya, dalam baliho atau postingan media sosial itu, foto dari orang yang diberikan ucapan selamat itu ukurannya kecil. Sebaliknya, foto atau gambar dari yang memberikan ucapan selamat diberikan porsi yang lebih besar. Hal ini kemudian menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat, bahkan tidak jarang yang menilai bahwa ini ...
BERBAHAGIA YANG BENAR
Setiap orang ingin mengalami kebahagiaan di dalam hidupnya. Maka, tidak mengherankan apabila banyak orang yang bekerja keras, bahkan menghabiskan hidupnya untuk meraih kebahagiaan tersebut. Namun, kebahagiaan seperti apakah yang seharusnya kita miliki di dalam dunia? Pertanyaan ini menjadi sangat penting karena kita hidup di dalam dunia yang gemar memberikan standar-standar kebahagiaan tertentu. Maka, ketika apa yang kita alami atau capai belum sesuai dengan standar itu, tanpa sadar muncul anggapan bahwa hidup kita belum bahagia.
Di dalam konteks inilah, status sosial ...


