SAGALA AYA

SAGALA AYA
(SALING JAGA TETAPLAH PERCAYA)
HUT dan Bulan Keluarga GKI Maulana Yusuf

Hari ulang tahun adalah hari yang sangat membahagiakan bagi semua orang, kita mensyukuri semua berkat, cinta kasih dan penyertaan Allah sampai saat ini. Waktu di mana kita pun merasakan berulangnya tahun yang Tuhan berikan kepada kita. Bulan keluarga adalah kesempatan kita merayakan secara simbolis kebersamaan sebagai satu keluarga Allah yang berlimpah anugerah, berlimpah kasih setia, dan berlimpah perlindungan Allah. Di tahun 2021 ini, kita sebagai gereja-Nya, GKI Maulana Yusuf merasakan sukacita yang berlimpah di usia 54 tahun. Usia 54 tahun adalah usia yang cukup matang, yang sudah melewati banyaknya waktu yang penuh tantangan, rintangan dan disaat yang sama penuh dengan berkat-Nya yang tidak berkesudahan.

Sebagai ungkapan syukur atas pemeliharaan Allah bagi gereja-Nya ini, maka kita akan bersama menghayati sebuah semangat atau spirit, SAGALA AYA. Dalam Bahasa Sunda kalimat ini berarti semuanya ada, apa saja ada. SAGALA AYA juga singkatan dari SALING JAGA, TETAPLAH PERCAYA. Melalui tema ini kita diajak untuk saling menjaga dan saling percaya satu sama lain. Masa pandemi ini membuat kita harus berada di rumah saja, berkumpul dengan anggota keluarga dan memiliki waktu untuk bercengkrama dengan mereka. Rasa saling percaya dan menjaga adalah hal yang dibutuhkan di masa seperti sekarang ini, terutama percaya pada Allah, Sang Pemelihara Kehidupan.

Sebagai pembuka di Bulan Keluarga ini, tema “Melayani, Bukan Sekedar Dilayani” mengajak kita untuk kembali mengingat panggilan utama sebagai anggota tubuh Kristus. Seperti Kristus yang melayani dan rela berkurban bagi hidup manusia, demikianlah kitapun diminta melakukan hal yang sama. Panggilan untuk melayani, bukan sekedar dilayani haruslah dinyatakan di tengah keluarga maupun gereja dan di manapun Tuhan menempatkan kita. Oleh karenanya, mari kita sungguh-sungguh melakukannya dengan ungkapan syukur dan sukacita.

 

Oleh : Pdt. Esther Setianingrum