MELIHAT KRISTUS DITENGAH KELUARGA

Kita mungkin pernah mendengar nama Fanny Crosby. Ya, seorang penulis lirik lagu rohani yang terkenal, yang karya-karyanya masih kita nyanyikan hingga sekarang. Lirik asli lagu ‘Ku Berbahagia’ (KJ 392) atau ‘Mampirlah, Dengar Doaku’ (KJ 26) adalah ciptaan seorang Fanny Crosby. Meskipun ia mengalami kebutaan sejak kecil, perjumpaannya dengan Tuhan Yesus membuatnya tetap memiliki daya dan semangat dalam menjalani hidup. Di usianya yang masih muda, Fanny Crosby bahkan pernah menulis, “Oh, aku anak yang sangat berbahagia. Meskipun aku tidak bisa melihat, aku memutuskan bahwa di dunia ini aku akan berpuas hati. Begitu banyak berkat kunikmati yang tidak orang lain dapati! Untuk menangis atau berduka karena aku buta, aku ‘tak akan melakukannya.” Fanny Crosby menjadi contoh bahwa seseorang dapat tetap mengalami terang Allah, bahkan saat kegelapan indrawi melingkupinya.

Sebagai seorang yang mengalami kebutaan, Bartimeus tampaknya sudah “biasa” dengan penghinaan dan perendahan. Namun, kesehariannya yang berada di jalan, kemungkinan besar telah membuat Bartimeus akhirnya mendengar banyak tentang Yesus. Ketika Yesus suatu hari melewati jalan Yerikho hendak menuju Yerusalem, Bartimeus pun dengan sekuat tenaga berseru kepada-Nya, “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!” Dalam keseluruhan Injil Markus, Bartimeus, sang pengemis yang buta ini adalah orang pertama yang memanggil Yesus dengan sebutan demikian (Markus 10:47). Sebuah seruan iman bahwa Sang Mesias telah hadir dalam diri Yesus! Bartimeus memang buta secara fisik, tetapi hatinya tidak. Bartimeus memang tidak bisa melihat sosok Yesus, tetapi hatinya mampu mengenali siapa Dia.

Di tengah segala persoalan hidup berkeluarga, apakah kita dapat tetap melihat kehadiran Tuhan? Ataukah segala bentuk keluhan dan kekuatiran telah menutup mata batin kita untuk melihat karya serta kebaikan-kebaikan-Nya? Marilah kita melatih diri kita untuk peka terhadap pimpinan Kristus di tengah keluarga kita, dan biarlah jalan-jalan hidup kita senantiasa mengikuti Dia.

 

Oleh : Pdt. Bernadeth Florenza da Lopez