LEX TALIONIS

Saudara-saudaraku yang dikasihi Tuhan Yesus,

Sikap Tuhan itu terkadang unik dan membingungkan. Jika dunia mengagungkan dan menganggap lumrah “mata ganti mata, gigi ganti gigi”, Tuhan justru menolaknya. Tidak ada rumus Lex Talionis (hukum pembalasan) bagi Tuhan, begitu juga mereka yang mengikuti kehendak-Nya.

Juga, Ia tidak menganggap hal luar biasa mereka yang mengasihi (berbuat baik) orang-orang yang mengasihinya. Sebab orang yang tak mengenal Tuhan pun bisa melakukannya. Orang yang mengasihi (berbuat baik kepada) orang yang mengasihinya hanyalah sebagai balas jasa! Sekali lagi, tidak ada keistimewaannya.

Bagi Tuhan, yang istimewa itu adalah ketika orang disakiti, dianiaya, dibully, tetapi ia masih memperlihatkan sikap kasih! Kok bisa?! Inilah yang membuat kita berpikir keras atas kehendak Tuhan ini. Mengapa?

Orang sudah terbiasa hidup dalam hukum pembalasan! Jika Anda disakiti, Anda bisa membalasnya, bila mungkin lakukan lebih hebat lagi. Dan orang bisa memahami mengapa orang berbuat begitu dan dianggap lumrah.

Tetapi Tuhan berkata, “Janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni. Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.” (Lukas 6 : 37 – 38)

Ada 2 hal yang ingin ditekankan Tuhan. Pertama, apakah dasar kita menghakimi sesama? Padahal Tuhan sendiri tidak melakukannya. Selain tidak adanya damai sejahtera dalam tatanan kehidupan bersama, sikap menghakimi jelas-jelas menempatkan dirinya sebagai Allah atas orang lain. Pantaskah?

Kedua, dalam kehidupan bersama, ada hukum pantulan yang perlu kita hayati. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu. Semakin kita membenci dan membalas sakit hati kita, maka hal yang sama akan kita dapatkan. Sebaliknya, bila kasih sayang dan cinta kasih yang kita berikan, hal yang sama akan kita terima juga.

 

Oleh : Pdt. Wee Willyanto