KELAHIRANNYA MELEGAKAN JIWA

Hadirnya seorang Mesias, Sang Juruselamat ke dalam kehidupan umat manusia tidak pernah terjadi secara tiba-tiba. Sebelum Mesias datang, Allah terlebih dahulu melalui para nabiNya menubuatkan ciri-ciri, karakter, pola kerja, tujuan dan kehidupan serta kematianNya. Penggenapan akan datangnya Sang Mesias, terjadi pada saat kelahiran Yesus Kristus. Tentu kelahiran dan kedatangan Yesus Kristus yang demikian merupakan hal yang membahagiakan. Penantian panjang manusia akan hadirnya sosok Juruselamat, sang Mesias tergenapi. Yesaya menggambarkan bagaimana kesukacitaan manakala Sang Juruselamat itu datang.

Simon adalah seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel. Kepadanya dinyatakan bahwa Simon tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias, yaitu Dia yang diurapi Allah. Dalam kesetiaan dan ketekunan, Simeon menantikan penggenapan janji Allah. Maka ketika Yesus dibawa ke Bait Allah, Simon mengulangi lagi apa yang pernah disampaikan Roh Kudus itu kepadanya :”Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu, yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa, yaitu terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel.” Penantian Simeon tidak sia-sia, ia berjumpa dengan sang Juruselamat yang dijanjikan itu. Demikian pula dengan Hana. Kesabaran, ketekunan dan kesetiaan Hana sebagai seorang nabi perempuan, berdoa siang malam dan berpuasa, membuahkan hasil. Hana berjumpa dengan Yesus, lalu ia mengucap syukur kepada Allah dan berbicara tentang Anak itu kepada semua orang yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem.

Kedatangan Sang Mesias yang dinanti-nantikan membawa kelegaan bagi Simon dan Hana. Penantian mereka membuahkan hasil dan itulah yang melegakan jiwa mereka. Tahun 2020 akan segera berakhir dengan segala dinamika, pergumulan dan peristiwa di dalamnya. Tahun 2020 akan segera terlewati dan kedatangan Sang Mesias kiranya membuat kita tetap berpengharapan dalam menyambut tahun 2021. Kelahiran Yesus Kristus dalam situasi seperti saat ini kiranya membawa kelegaan, bahwa sekalipun tertatih-tatih, kita akan sanggup melewati setiap pergumulan dan persoalan bersamaNya.

 

Oleh : Pdt. Esther S. Hermanus