HAMBA YANG DIPERCAYA

Setiap orang pasti akan senang bila mempunyai karyawan yang baik dan jujur. Mereka tidak hanya mendapat pujian dari tuannya, tetapi juga kepercayaan yang lebih. Dalam perumpamaan tentang talenta, sang tuan memberikan kepercayaan kepada 3 hambanya. Dua bisa dipercaya dan diandalkan, sedangkan hamba ketiga justru berprasangka buruk dan tidak bisa diandalkan.

Sang tuan memuji hamba yang baik dan setia. Karena setia dengan perkara kecil, kedua hamba itu dianggap sanggup pula diserahi tanggungjawab yang lebih besar. Sebab mereka bisa dipercaya dan diandalkan. Dan mereka pun diundang untuk ikut menikmati kebahagiaan tuannya. Sebaliknya, bagi hamba yang ketiga, karena tidak menunjukkan kinerja yang baik, kepercayaan kepadanya pun dicabut.

Talenta yang dimaksud lebih dari sekedar bakat. Talenta adalah segala anugerah dan fasilitas yang diberikan oleh Tuhan kepada setiap orang untuk mengembangkan Kerajaan Allah. Oleh karena itu, talenta dapat berupa bakat, kesempatan, fasilitas, hidup kita, dan sebagainya. Berapa banyak talenta yang dipercayakan kepada kita, bukanlah hal penting. Yang terpenting adalah, bagaimana kita mau atau tidak untuk mengembangkannya.

Bagi hamba yang memiliki komitmen dan berintegritas, kepadanya akan diberikan kepercayaan. Mengapa ? Sebab orang yang memiliki komitmen dan berintegritas tahu, bahwa yang dinilai dari dirinya adalah kesetiaannya, bukan menurut kegunaannya; ketulusannya dan bukan menurut keberhasilannya; kejujurannya dan bukan menurut tingkat kesempatannya.

 

Oleh : Pdt. Wee Willyanto