KEJATUHAN & PENGAMPUNAN
Bacaan Alkitab: Kejadian 3 : 8-9
Boleh dikata, Adam adalah orang paling beruntung se dunia. Sebagai manusia pertama yang Tuhan ciptakan, ia diberi fasilitas super wah. Ya, Taman Eden menyediakan segala kebutuhan demi menunjang kehidupan Adam, bahkan lebih dari kata cukup dan sekalipun ia tidak bisa menawar seperti apa teman hidupnya, tetapi Tuhan ciptakan Hawa dari tulang rusuknya. Maka, mereka menjadi pasangan sempurna. Seluruh Taman Eden bisa mereka miliki dan kelilingi tanpa ada seorang pun yang protes. Manusia zaman sekarang tentu ingin hidup seperti Adam dan Hawa.
...
PELAJARAN DARI DUA PENGINTAI
Di tengah perjalanan bangsa Israel menuju Kanaan, tanah yang dijanjikan, Allah memerintahkan Musa untuk mengutus 12 pengintai dari 12 suku Israel untuk menjelajahi tanah Kanaan (Bilangan 1:1-2).
Lalu Musa memberikan perintah kepada mereka: "Pergilah dari sini ke Tanah Negeb dan naiklah ke pegunungan, dan amat-amatilah bagaimana keadaan negeri itu, apakah bangsa yang mendiaminya kuat atau lemah, apakah mereka sedikit atau banyak; dan bagaimana negeri yang didiaminya, apakah baik atau buruk, bagaimana kota-kota yang didiaminya, apakah mereka diam di tempat-tempat yang ...
TUHAN TETAP ADA DI TENGAH PENDERITAAN ORANG BENAR
Sekarang ini kita banyak menyaksikan, bahwa orang baik menderita, sedangkan orang yang jahat semakin jaya dan melenggang bebas. Hal ini menimbulkan pertanyaan iman, yang sejak dulu pun sudah muncul. “Jika Tuhan itu baik, mengapa orang jahat hidup enak dan orang benar menderita?” Pertanyaan ini bukan hanya keluar dari mulut filsuf seperti Nietzsche atau Camus, tetapi juga dari Ayub, orang benar dalam Alkitab yang kehilangan segalanya tanpa alasan yang ia pahami. Ayub berteriak, “Mengapa orang jahat tetap hidup, menjadi tua, bahkan bertambah kuat?” (Ayub 21:7). Di ...
SECANGKIR KOPI KEHIDUPAN
“Sebab, semua yang diciptakan Allah itu baik dan tidak ada yang haram, jika diterima dengan ucapan syukur.” (1 Timotius 4:4) TB2. Setiap pagi, banyak dari kita memulai hari dengan secangkir kopi. Harumnya yang khas, rasa pahit yang pekat, dan kehangatannya yang menenangkan sering menjadi teman dalam kerja, renungan atau kesendirian. Namun, pernahkah kita merenungkan bahwa hidup ini sesungguhnya seperti secangkir kopi?
Kopi tidak pernah manis dengan sendirinya. Ia pahit tapi justru dari pahitnya itulah kita belajar arti keseimbangan dan rasa syukur. Kita menambahkan ...
MENGAMPUNI – MEMBANGUN ATMOSFIR CINTA KASIH
(Kisah Nyata : Brandt Jean mengampuni pembunuh kakaknya)
Malam itu, Amber Guyger, pulang ke apartemen dalam keadaan sangat lelah. Selama 14 jam ia berada di lapangan sebagai polisi Dallas. Saat menyusuri lorong menuju apartemennya dengan nomor 1378, dia kaget karena pintu apartemennya dalam keadaan tak terkunci. Ia melihat siluet, yang ia yakini sebagai pencuri di apartemennya. Saat itu dia masih mengenakan seragam lengkap dengan semua peralatannya. Nalurinya sebagai polisi langsung bereaksi. Dia segera memegang pistol.
Di ruang tamu dia melihat sesosok pria berkulit ...
KASIH YANG NYATA
Ini adalah kisah mengenai kasih yang tidak memilih. Sebuah perumpamaan yang dikisahkan Yesus ketika Ia menjawab pertanyaan yang tricky dari seorang ahli Taurat, yang sedang berusaha menguji Yesus, sekaligus membenarkan dirinya sendiri.
Dalam Kitab Lukas 10: 25-37, Yesus mengisahkan ada seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho. Ia jatuh ke tangan penyamun, yang bukan hanya merampok tetapi juga memukuli, menelanjangi, dan meninggalkannya dalam kondisi setengah mati. Lalu lewatlah seorang imam. Ia melihat korban, tapi memilih lewat di sisi lain jalan. Begitu pula ...
ROH KUDUS MENGHIDUPKAN KEBAIKAN
Ketika kita merenungkan Galatia 5:22-23, Paulus menegaskan bahwa Buah Roh adalah: “kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.” Dalam Roma 12:11-13, ia juga menasihati kita: “Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan. Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam penderitaan, dan bertekunlah dalam doa! Turutlah menanggung kekurangan orang-orang kudus dan usahakanlah dirimu untuk selalu memberikan tumpangan!”
Di sinilah kita melihat benang merah: ...
KELUARGA YANG BERBAGI DI TENGAH KRISIS
Ketika kita membaca Kisah Para Rasul 2:44-47, kita dibawa pada gambaran yang indah tentang jemaat mula-mula: “Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama, dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing.” Di tengah tekanan sosial, politik, dan ekonomi pada masa itu, jemaat tidak menutup diri, melainkan membuka hidup mereka satu terhadap yang lain. Mereka memecahkan roti di rumah-rumah dengan hati yang bersukacita, ...
KASIH KRISTUS: ENERGI YANG MENGGERAKKAN
Dalam hidup sehari-hari, kita mungkin sering mendengar kata “kasih” dipahami sebagai perasaan yang lembut, romantis, atau sekadar kehangatan di hati. Namun, Rasul Paulus dalam 2 Korintus 5:14-15 menyingkapkan sesuatu yang lebih mendalam: Kasih Kristus bukan sekadar perasaan, melainkan sebuah Kuasa yang menggerakkan. Paulus menulis, “Sebab kasih Kristus yang menguasai kami… Ia telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka.”
Di sini kita menemu...
MEMILIH MENJADI MURID, BUKAN FOLLOWERS
Dalam kehidupan modern yang dipenuhi hiruk-pikuk media sosial, istilah followers menjadi sesuatu yang sangat akrab bagi kita. Kita mengikuti akun tertentu, entah karena kagum, penasaran, atau sekadar ingin tahu. Tetapi, menjadi followers tidak menuntut banyak komitmen; kita bisa dengan mudah menekan tombol "ikuti", lalu meninggalkannya kapan saja bila sudah bosan atau merasa tidak sesuai lagi. Pertanyaannya: apakah hubungan kita dengan Yesus selama ini hanya sebatas seperti itu—sekadar menjadi pengikut yang mudah terpikat namun juga mudah pergi? Atau sungguh-sungguh ...



