1102 results for author: Admin Website


BANGUNLAH BUDAYA APRESIASI

Salah satu kekuatan terbesar sebuah gereja bukan hanya terletak pada kualitas khotbah, kemegahan gedung, atau banyaknya program pelayanan, melainkan pada kemampuannya membangun budaya apresiasi. Bangun Budaya Apresiasi Apa itu budaya apresiasi? Kebiasaan saling menghargai dan memberikan pengakuan terhadap usaha, karya, atau kontribusi seseorang di dalam suatu lingkungan. Praktik ini bertujuan untuk membangun motivasi, memperkuat hubungan antarindividu, serta menciptakan atmosfer kerja yang positif dan suportif. Sayangnya, budaya ini masih sering diabaikan. Tidak sedikit gereja yang lebih cepat mengoreksi kesalahan, tetapi lambat mengucapkan ...

Ibadah Umum dan Pemuda Minggu 5 Juli 2026

Kebaktian ini akan diadakan on-site :| pukul 07.30, 10.00, dan 18.00 di GKI Jl. Maulana Yusuf No. 20 Bandung || pukul 09.00 di Jl. Bahureksa No. 26 || pukul 09.30 di GKI Bakal Jemaat Kawaluyaan Jl. Kawaluyaan Komp. Permata Kawaluyaan I R 17-19 Bandung |Sesuai protokol kesehatan dan untuk Pkl. 07.30 akan disiarkan live di kanal youtube GKIMaulanaYusuf.Siaran ini tetap dapat diikuti setelah jam kebaktian. Mohon masukan (Kritik dan Saran) di lembar evaluasi kebaktian setelah mengikuti ibadah ini. Tuhan memberkati saudara.

Ibadah Umum dan Pemuda Minggu 28 Juni 2026

Kebaktian ini akan diadakan on-site :| pukul 07.30, 10.00, dan 18.00 di GKI Jl. Maulana Yusuf No. 20 Bandung || pukul 09.00 di Jl. Bahureksa No. 26 || pukul 09.30 di GKI Bakal Jemaat Kawaluyaan Jl. Kawaluyaan Komp. Permata Kawaluyaan I R 17-19 Bandung |Sesuai protokol kesehatan dan untuk Pkl. 07.30 akan disiarkan live di kanal youtube GKIMaulanaYusuf.Siaran ini tetap dapat diikuti setelah jam kebaktian. Mohon masukan (Kritik dan Saran) di lembar evaluasi kebaktian setelah mengikuti ibadah ini. Tuhan memberkati saudara.

MUJIZAT DALAM KESENGSARAAN

Sengsara Membawa Nikmat adalah novel klasik karya Tulis Sutan Sati yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1928 oleh penerbit Balai Pustaka. Novel ini termasuk salah satu karya penting dalam sastra Indonesia angkatan Balai Pustaka. Buku ini menceritakan kehidupan Midun, seorang pemuda yang saleh, jujur, dan baik hati, tetapi terus-menerus mengalami penderitaan akibat fitnah, iri hati, dan ketidakadilan. Ia difitnah oleh Kacak, dipenjara, dibuang, dan mengalami berbagai kesulitan hidup. Namun pada akhirnya, karena ketekunan, kesabaran, dan integritasnya, Midun memperoleh kebahagiaan dan kehormatan. Pesan moral novel itu cukup jelas: kesengsaraan ...

Ibadah Umum dan Pemuda Minggu 21 Juni 2026

Kebaktian ini akan diadakan on-site :| pukul 07.30, 10.00, dan 18.00 di GKI Jl. Maulana Yusuf No. 20 Bandung || pukul 09.00 di Jl. Bahureksa No. 26 || pukul 09.30 di GKI Bakal Jemaat Kawaluyaan Jl. Kawaluyaan Komp. Permata Kawaluyaan I R 17-19 Bandung |Sesuai protokol kesehatan dan untuk Pkl. 07.30 akan disiarkan live di kanal youtube GKIMaulanaYusuf.Siaran ini tetap dapat diikuti setelah jam kebaktian. Mohon masukan (Kritik dan Saran) di lembar evaluasi kebaktian setelah mengikuti ibadah ini. Tuhan memberkati saudara.

SEGALANYA MUSTAHIL, SAAT KITA MENYERAH

Gara-gara Yesus tidak pernah mengikuti pelatihan manajemen modern, cara Yesus mengelola murid-murid-Nya yang sedikit itu untuk melaksanakan tugas superberat sepertinya tidak realistis. Bayangkan saja. Ia melihat begitu banyak persoalan. Kota dan desa penuh orang sakit. Banyak yang kehilangan harapan. Banyak yang hidup dalam ketakutan. Banyak yang bingung menghadapi masa depan. Kalau memakai bahasa sekarang, masyarakat sedang mengalami krisis multidimensi. Lalu apa yang dilakukan Yesus? Ia mengumpulkan dua belas orang. Bukan dua belas gubernur. Bukan dua belas menteri. Bukan dua belas profesor. Hanya dua belas murid yang sebagian besar ...

Ibadah Umum dan Pemuda Minggu 14 Juni 2026

Kebaktian ini akan diadakan on-site :| pukul 07.30, 10.00, dan 18.00 di GKI Jl. Maulana Yusuf No. 20 Bandung || pukul 09.00 di Jl. Bahureksa No. 26 || pukul 09.30 di GKI Bakal Jemaat Kawaluyaan Jl. Kawaluyaan Komp. Permata Kawaluyaan I R 17-19 Bandung |Sesuai protokol kesehatan dan untuk Pkl. 07.30 akan disiarkan live di kanal youtube GKIMaulanaYusuf.Siaran ini tetap dapat diikuti setelah jam kebaktian. Mohon masukan (Kritik dan Saran) di lembar evaluasi kebaktian setelah mengikuti ibadah ini. Tuhan memberkati saudara.

DARI MIMBAR KE PINGGIRAN

Ada paradoks yang kadang sulit dijelaskan di tengah kehidupan bergereja kita: ketika bangunan gereja makin tinggi, perhatian kepada manusia justru bisa makin rendah. Di banyak tempat—bahkan di wilayah yang rakyatnya hidup sederhana dan bergulat dengan kemiskinan—gereja dibangun megah, berlapis marmer, kursi mahal, pendingin udara modern, tata suara canggih, dan lampu yang nyaris menyerupai aula pertunjukan. Semua tampak indah, kecuali satu hal: di luar pagar gereja, masih ada orang lapar yang tidak tahu harus meminta tolong kepada siapa. Tentu, tidak ada yang salah dengan membangun rumah ibadah yang layak. Persoalannya muncul ketika kemegahan ...

Ibadah Umum dan Pemuda Minggu 7 Juni 2026

Kebaktian ini akan diadakan on-site :| pukul 07.30, 10.00, dan 18.00 di GKI Jl. Maulana Yusuf No. 20 Bandung || pukul 09.00 di Jl. Bahureksa No. 26 || pukul 09.30 di GKI Bakal Jemaat Kawaluyaan Jl. Kawaluyaan Komp. Permata Kawaluyaan I R 17-19 Bandung |Sesuai protokol kesehatan dan untuk Pkl. 07.30 akan disiarkan live di kanal youtube GKIMaulanaYusuf.Siaran ini tetap dapat diikuti setelah jam kebaktian. Mohon masukan (Kritik dan Saran) di lembar evaluasi kebaktian setelah mengikuti ibadah ini. Tuhan memberkati saudara.

MENGALAMI ALLAH: Perjalanan Iman Ayub Menuju Pengenalan yang Sejati

Pendahuluan Kitab Ayub merupakan salah satu kisah paling mendalam tentang penderitaan manusia, pergumulan iman, dan pencarian makna hidup. Di dalamnya, kita menemukan sosok yang saleh, takut akan Allah, hidup benar, dan menjauhi kejahatan. Namun, dalam waktu singkat, hidup Ayub runtuh: harta bendanya habis, anak-anaknya meninggal, tubuhnya penuh penyakit, bahkan ia kehilangan dukungan emosional dari orang-orang terdekatnya. Di tengah penderitaan itu, Ayub bergumul dengan pertanyaan yang sangat manusiawi: • “Mengapa orang benar harus menderita?” • “Di manakah Allah ketika hidup terasa hancur?” • “Apakah Allah masih peduli?” ...