ORANG MISKIN AKAN SELALU ADA PADAMU

Exemple

ORANG MISKIN AKAN SELALU ADA PADAMU

Latar belakang :

Masyarakat adalah kumpulan individu yang membentuk lingkungan sosial. Kita berada di tengah-tengah lingkungan sosial yang mempunyai reaksi timbal-balik yang saling mempengaruhi dan membutuhkan. Sebagai unit terkecil dalam masyarakat, kondisi keluarga mempengaruhi kondisi masyarakat, demikian pula sebaliknya kondisi masyarakat mempengaruhi kondisi keluarga. Krisis Sosial, Ekonomi maupun Politik yang terjadi dalam masyarakat khususnya ekonomi sangat mempengaruhi aspek-aspek keluarga dan juga mempengaruhi setiap individu dalam keluarga itu. Sebagai keluarga Kristen kita juga terpanggil untuk memberikan pengaruh positif pada masyarakat di sekitar kita. Panggilan untuk menjadi berkat bagi masyarakat terwujud dalam bentuk kepedulian sosial untuk memperhatikan sesama.

Tuhan bersabda didalam Kejadian 12 : 2 , “Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur dan engkau akan menjadi berkat“.

Fungsi Gereja :

  1. Fungsi Rohani : Melaksanakan, Mengisi, Mengatur Ibadah, Pujian dan Doa.
  2. Fungsi Kedalam : Persekutuan, Pendidikan, Pembinaan kepada anggota.
  3. Fungsi Keluar : Pemberitaan/Penyebaran ajaran Tuhan (Penginjilan), Diakonia (saling- membantu) dan juga Peneguran.

Kehidupan Manusia.

  • Hidup ini memerlukan aktivitas dan bagi manusia aktivitas itu merupakan/memerlukan tujuan yang baik agar hasilnya bermanfaat bagi orang lain.
  • Manusia tidak ingin gagal.

Banyak orang menjadi Miskin karena :

  • Malas bekerja
  • Tidak membiasakan diri untuk hidup hemat dan menabung
  • Gemar dengan aktifitas negative (berjudi, narkoba dan yang lain-lain).

Banyak orang menjadi pengangguran atau dipecat dari pekerjaan karena :

  • Kebodohan, kemalasan, ketidak jujuran dan kurangnya keterampilan teknis.
  • Ada lagi akibat polusi spiritual dengan keadaan disekitar kita yang dihuni oleh orang-orang dengan mental negatif, kerdil juga pesimis.

Serta brondongan propaganda seperti :

  • Anda tidak bisa maju lebih baik jangan coba-coba *
  • Anda dilahirkan untuk miskin, jangan melawan takdir *

Pengalaman hidup dan keyakinan pribadi mengajarkan bahwa :
Kepercayaan kepada Tuhan itu bukanlah alternative ataupun pertimbangan suka atau tidak suka, untung atau rugi, melainkan suatu Komitmen Total dengan kesadaran bahwa saya membutuhkan Tuhan.

Untuk bangkit, seseorang memang memerlukan pertolongan.
Dengan motivasi, seseorang yang sudah hampir mati saja bisa kembali merasakan hal yang sangat luar biasa. Sehingga kedepan bisa membuat kondisi kehidupan yang sebelumnya terpuruk menjadi jauh lebih baik, bahkan bukan hanya dari kondisi fisik saja, namun juga hati dan jiwa.

Teladan Habakuk yang mengatakan (Habakuk 3 ; 17-19) :
Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan dan tidak ada lembu-sapi dalam kandang, namun aku akan bersorak-sorak didalam Tuhan, beria-ria didalam Allah yang menyelamatkan aku.

Allah Tuhanku itu kekuatanku : Ia membuat kakiku seperti kaki rusa, ia membiarkan aku berjejak dibukit-bukitku. Namun mengapa begitu banyak orang gagal, miskin, sakit, bodoh, menderita dan sebagainya. Mereka tidak tahu jalan keluarnya? atau untuk merubahnya… jalan/pedoman apa yang harus dilakukan untuk mencapai sukses dan bagaimana?

Sebuah Ungkapan mengatakan “No Pain No Gain“.
Dan untuk itu diperlukan penerapan fungsi Gereja yang mencakup :

  • Pelatihan (keterampilan teknis untuk bekerja).
  • Kwalitas pribadi yang percaya diri, penuh insiatif, pekerja keras.
  • Dukungan Penyemangatan seperti…Bimbingan, Material dan Modal.

“All things are possible to him that believeth“
(Tidak ada sesuatu yang mustahil, bagi orang yang percaya)
Untuk mengatasi/mengurangi angka kemiskinan disekitar kita, perlu beberapa usaha.

Usaha untuk berhasil diperlukan kebersamaan dengan : Tekad, Kemauan Keras dan Fokus. Mengentaskan kemiskinan adalah tugas kita bersama, bersatu dalam kepedulian…………

Mari dengan kepedulian, dengan kaya dalam berkarya kita lanjutkan, kita saling membutuhkan, kita semua sama-sama ditolong Tuhan.

 

Oleh : Bapak Robert P. Manik

Komentar Anda