PERAYAAN RABU ABU: MENGAPA HARUS PAKAI ABU?

arsiv

Exemple

PERAYAAN RABU ABU: MENGAPA HARUS PAKAI ABU?

Beberapa tahun belakangan ini, banyak jemaat di lingkungan Gereja Kristen Indonesia (GKI) ikut menyelenggarakan ritual Rabu Abu. Melihat makna positif ritual Rabu Abu ini, jemaat kita pun ikut merayakannya pada hari Rabu 1 Maret 2017 nanti. Kita sendiri sudah menyelanggarakan acara ini sejak lima tahun lalu yaitu sejak tahun 2012. Respon anggota jemaat cukup beragam. Ada yang langsung menolak tanpa merasa perlu bertanya. Sebaliknya, ada yang menganggap tidak perlu perlu bertanya, pokoknya setuju. Continue reading PERAYAAN RABU ABU: MENGAPA HARUS PAKAI ABU?

Read More →
Exemple

KEPEMIMPINAN DAUD

Daud adalah seorang yang dipilih oleh Tuhan untuk menjadi raja Israel menggantikan raja Saul. Di masa muda, sebagai anak bungsu dalam keluarga Isai, ia menggembalakan domba-domba ayahnya. Dengan setia dan penuh keberanian ia melindungi domba-dombanya dari terkaman binatang buas. Ketika Samuel diutus Tuhan mengurapi salah seorang anak Isai untuk menjadi raja, Daud tidak diperhitungkan oleh ayah dan kakak-kakaknya. Tetapi Tuhan memilih Daud karena hatinya yang setia dan selalu mengandalkan Tuhan.
Continue reading KEPEMIMPINAN DAUD

Read More →
Exemple

KEPEMIMPINAN NEHEMIA

Tetapi para bupati yang sebelumnya, yang mendahului aku, sangat memberatkan beban rakyat. Bupati-bupati itu mengambil dari mereka empat puluh syikal perak sehari untuk bahan makanan dan anggur. Bahkan anak buah mereka merajalela atas rakyat. Tetapi aku tidak berbuat demikian karena takut akan Allah.

(Nehemia 5:15) Continue reading KEPEMIMPINAN NEHEMIA

Read More →
Exemple

KEPEMIMPINAN MUSA

Kehidupannya, dibagi menjadi tiga bagian masa empat puluh tahun. Ia menghabiskan empat puluh tahun pertama di Mesir, dalam asuhan ibunya sendiri dan diajar di dalam sekolah bangsa Mesir. Empat puluh tahun keduanya ia habiskan di padang gurun, menggembalakan ternak di Midian diasuh oleh kesunyian dan diajar oleh Allah. Ia habiskan empat puluh tahun terakhirnya bersama orang-orang Ibrani dalam perjalanan di padang gurun, diasuh oleh cobaan, keputus-asaan, dan ujian, dihajar dengan Hukum Taurat yang ia terima dari tangan Allah sendiri. Inilah gambaran kehidupan Musa. Lahir, tumbuh dan dibesarkan dalam kondisi seperti itu membuat Musa dipersiapkan memiliki karakter yang kuat, khususnya dalam hal kepemimpinan. Continue reading KEPEMIMPINAN MUSA

Read More →
Exemple

Spiritualitas Keugaharian

Featured Post

Dunia masa kini yang dikuasai oleh kecenderungan manusia yang hidup dalam ketamakan, dalam nafsu untuk menindas dan mengekspolitasi sesama serta alam raya ini, dan nafsu untuk menghancurkan mereka yang dianggap berbeda. Kecenderungan negatif dan destruktif ini tidak bisa dibiarkan terjadi begitu saja tanpa upaya untuk menghentikannya. Bila nafsu destruktif ini dibiarkan, umat manusia sedang berjalan menuju kehancuran. Kiamat bagi kita semua! Korban manusia sudah berjatuhan. Bumi sudah kita hancurkan. Hutan kita gasak. Panas bumi meningkat. Makhluk lain sudah kita binasakan. Sungai, laut, tanah, air dan udara sudah tercemar berat.

Continue reading Spiritualitas Keugaharian

Read More →
Exemple

Sakramen Perjamuan Kudus

Hari ini, tanggal 8 Januari 2017, kita bersama-sama ikut dalam perayaan sakramen Perjamuan Kudus. Beberapa hal yang seringkali menjadi pertanyaan kita seputar Perjamuan Kudus. Dalam tulisan ini disajikan dialog seputar misteri Perjamuan Kudus.

Apakah makna Perjamuan Kudus? Mengapa kita merayakannya?
Perjamuan Kudus merupakan salah satu ritual yang masih terpelihara dalam tradisi gereja hingga saat ini. Sebuah ritual jamuan makan roti dan minum anggur yang dipandang sebagai penggambaran tubuh dan darah Kristus yang telah ditumpahkan, yakni darah perjanjian untuk pengampunan dosa bagi banyak orang (Markus 14:24, Mat. 26:28, Luk. 22:20).

Continue reading Sakramen Perjamuan Kudus

Read More →
Exemple

Rekonsiliasi dan Pemeliharaan Tuhan

Featured Post

Tidak terasa tahun telah berganti, sepertinya baru beberapa waktu lalu memasuki tahun 2016.  Setiap kali menjelang pergantian tahun kita berefleksi banyak hal yang ingin kita raih namun belum terpenuhi. Melihat perjalanan panjang yang lalu kita patut bersyukur kepada Tuhan, bagaimanapun penyertaan dan berkat berkat-Nya membuat diri kita tetap ada sampai hari ini. Kita bisa bercengkrama bersama keluarga dalam keadaan sehat dan penuh sukacita bersama kerabat dan handau taulan.
Continue reading Rekonsiliasi dan Pemeliharaan Tuhan

Read More →
Exemple

Selamat Hari Ibu & Natal 2016

When you were 12 years old she warned you not to watch certain TV shows,

You thanked her by waiting until she was gone to watch them.

When you were 13 she suggested a haircut that was becoming,

You thanked her by telling she had no taste.

When you were 14 she paid for a month away at summer camp,

You thanked her by forgetting to write a single letter.

When you were 15 she came home from work, wanting a hug,

You thanked her by having your bedroom door locked. When you were 16 she taught you how to drive her car,

You thanked her by taking it every chance you could get.

When you were 17 she was expecting an important phone call,

You thanked her by using the home phone with your friend all night.

When you were 18 she cried at your high school graduation,

You thanked her by staying out partying until dawn.

When you were 19 she paid your college tuition,  drove you to campus, carried your bags,

You thanked her by saying goodbye outside the dorm  so you wouldn’t be embarrassed in front of your new friends.

When you were 25 she helped organize your wedding, and told you how deeply she loved you,

You thanked her by moving halfway across the country.

When you were 50 she got sick and needed you to take care of her,

You thanked her by reading about the burden parents become.  

And then one day she quietly died And everything you never did came crashing down like lightning on your heart I love you mom,  I wish I thanked you more  
(anonim)

Kebaikan hati seorang ibu dan kasih Bapa yang kita peringati dalam Natal, adalah sebuah karunia yang seringkali terabaikan oleh penerimanya. Kita menganggap semua itu sebagai pemberian yang sudah sewajarnya, taken for granted, sehingga merespon seadanya seperti ditunjukkan dalam puisi di atas.

Momen hari Ibu dan Natal, sama-sama mengingatkan kita akan karya pengorbanan atas dasar kasih yang memungkinkan hidup menjadi lebih indah bagi kita. Kita diingatkan bahwa kehidupan yang kita jalani tidak pernah terlepas dari karya-karya pengorbanan yang dilakukan orang lain, dan Allah yang terlebih dahulu mengasihi kita dan rela melepaskan kenyamanan mereka demi kenyamanan kita.

Oleh karena itu, biarlah masa Natal ini kita boleh berusaha lebih keras lagi untuk merespon tindakan kasih dari Allah dan orang-tua kita dengan sepantasnya. Nyatakanlah syukur dan kasih kita kepada Allah dan para orang-tua kita dengan suatu tindakan pengorbanan yang tulus, sebagai bakti kita kepada mereka. Selamat hari Ibu dan Natal 2016, Tuhan memberkati!-Pdt. Roy Alexander Surjanegara  

Read More →
Exemple

Mengejar Maya di Tengah Gemerlapnya Kota

Sebarisan anak muda rela antri di depan kasir café kopi tempat saya duduk. Entah kenapa, pikiran saya melayang, bukankah mestinya mereka di kamar tidur mengerjakan tugas kuliah atau membaca buku-buku sesuai dengan tuntutan pelajaran dari kampus? Ah! Saya terlalu jauh berpikir memang. Tak pantas rasanya saya menuduh mereka kelas menengah ngehe!

Tapi menjadi lain memang, ketika lebih sering berjumpa dengan kebanyakan orang-orang muda yang suka duduk sambil pegang gadget sembari bercanda setengah tak fokus dengan teman-temannya di “tempat nongkrong”. Mengejar supaya dibilang, “Lo gaul yah!” Sesekali sambil share check in location. Continue reading Mengejar Maya di Tengah Gemerlapnya Kota

Read More →