BERSANDARLAH PADA TUHAN

Exemple

BERSANDARLAH PADA TUHAN

Jemaat kekasih Tuhan Yesus,

Seorang ibu muda merasa takut untuk menghadapi masa depan keluarganya. Seluruh hartanya telah habis. Sekalipun sudah menjual rumah dan berpindah ke rumah kontrakan yang sangat sederhana, namun kebutuhan hidup, terutama pengobatan demi kesembuhan dan pemulihan suaminya sangatlah mahal. Anaknya masih kecil dan suatu saat pasti membutuhkan biaya untuk sekolahnya. Ia sendiri tidak bisa bekerja secara penuh karena harus merawat suami dan anaknya. Ia tidak tahu lagi harus berbuat apa, selain menyerahkan kehidupannya kepada Tuhan.

Dalam ketakutannya, datanglah seorang tak dikenal menawarkan “pekerjaan”. Ia diminta berjualan secara online barang-barang produksinya. Sepuluh tahun kemudian, kehidupan keluarganya berubah. Rumah kecil berhasil dibelinya secara mencicil. Kesehatan suaminya semakin membaik, sekalipun tetap harus dibantu ketika berjalan. Anaknya pun sudah bersekolah. Kini mereka mulai membangun lagi hidup bahagia bersama, meninggalkan kepahitan hidup yang pernah mendera sekian lama. Ia semakin yakin, Tuhan selalu menolongnya.

Menurut Injil, kita berada di zaman akhir, yakni masa penantian akan kedatangan-Nya yang kedua kali kelak, di mana akhir zaman pasti terjadi. Pada masa ini, segala hal bisa terjadi pada diri anak-anak Tuhan. Dan itu adalah fakta! Pergumulan hidup pun semakin hebat dan memenderitakan! Kebahagiaan bisa berganti menjadi kesedihan dan kepiluan. Nilai-nilai iman pun bisa memudar dan orang mulai meninggalkan Tuhan karena bersandar pada kehendak dan pengertian dunia.

Orang harus menyadari, bahwa mengikut Tuhan bukan berarti lepas dari segala masalah dan pergumulan hidup. Justru sebagai pengikut Tuhan, orang harus terusmenerus bersandar pada kekuatan dan pengertian Tuhan. Kesetiaan kita mengikut Tuhan terus diuji sejauh mana kita mengandalkan hidup kepada-Nya. Mempercayakan hidup kepada-Nya tentulah tidak sia-sia. Kita tidak berjuang sendiri menghadapi pergumulan hidup yang makin berat ini. Sebab Dialah Raja, Penguasa Alam semesta, yang akan selalu memampukan kita bertahan sampai kesudahannya.

 

Oleh : Pdt. Wee Willyanto

Komentar Anda