BERIKANLAH KAMI MAKANAN KAMI YANG SECUKUPNYA

Exemple

BERIKANLAH KAMI MAKANAN KAMI YANG SECUKUPNYA

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya. Dalam urutan “Doa Bapa Kami”, setelah berdoa bagi kemuliaan, kerajaan, dan kehendak Allah, kita juga berdoa bagi kebutuhan dan kenyamanan yang diperlukan dalam kehidupan sekarang ini, yang merupakan karunia Allah. Keperluan ini harus diminta dari-Nya. Apa yang harus kita minta dalam doa khususnya mengenai kebutuhan ini? Ton arton epiousion — Makanan untuk hari yang menjelang, untuk sepanjang sisa hidup kita. Makanan untuk masa mendatang, atau makanan untuk keberadaan dan penyambung hidup kita yang sesuai dengan keadaan kita di dunia (Amsal 30:8), makanan yang menjadi bagian kita dan keluarga kita, sesuai kedudukan dan lingkungan kita.

Di sini, setiap perkataan itu mengandung pelajaran yang disarikan sebagai berikut :

  1. Kita meminta makanan, dan hal ini mengajarkan kita dua hal, yaitu ketenangan dan kesederhanaan. Kita meminta makanan, bukan yang lezat-lezat atau berlimpah ruah, tetapi yang sehat, meskipun rasanya mungkin tidak enak.
  2. Kita meminta makanan kita, yang mengajarkan kita kejujuran dan kerajinan. Kita tidak meminta makanan yang menjadi hak orang lain, roti hasil tipuan (Ams. 20:17), ataupun makanan kemalasan (Ams. 31:27), melainkan makanan yang diperoleh dengan jujur.
  3. Kita meminta makanan secukupnya, yang mengajarkan kita untuk tidak merasa kuatir akan hari besok (Matius 6:34), tetapi senantiasa mengandalkan pemeliharaan ilahi, seperti mereka yang hidup dari sehari ke sehari.
  4. Kita memohon kepada Allah untuk memberikannya dan bukan menjual atau meminjamkannya kepada kita. Orang-orang yang paling hebat pun harus mengandalkan belas kasihan Allah untuk mendapatkan makanan secukupnya.
  5. Kita berdoa, “Berikanlah kepada kami, bukan hanya kepadaku, tetapi juga kepada orang lain, sama seperti aku.” Hal ini mengajar kita tentang kemurahan hati dan perhatian penuh belas kasihan bagi mereka yang miskin dan melarat. Hal ini juga mengisyaratkan agar kita berdoa bersama keluarga kita. Kita sekeluarga makan bersama, dan oleh karena itu juga perlu berdoa bersama.
  6. Kita berdoa agar Allah memberi kita pada hari ini, yang mengajar kita untuk memperbarui kerinduan jiwa kita pada Allah, sama seperti kebutuhan jasmani kita juga diperbarui. Begitu tiba hari yang baru, kita harus berdoa kepada Bapa sorgawi kita, dan berpikir bahwa melewati satu hari tanpa doa, sama saja dengan melewatinya tanpa makanan.

Dengan melihat pelajaran di atas, marilah kita berdoa dengan bersungguh-sungguh atas makanan yang kita makan dan cobalah Saudara renungkan makna hadirnya makanan di hadapan kita selama ini. Adakah rasa syukur yang terpancar dari hati sanubari kita?

Di bawah ini saya kutipkan salah satu tulisan Pdt. Andar Ismail dalam bukunya yang berjudul “Selamat Berteduh” pada Bab 10. Mari kita simak dan renungkan.

Bapa kami yang di sorga,
tiap hari kami berdoa:
Berikanlah kami pada hari ini
makanan kami yang secukupnya.
Kami mengakui makanan sebagai berkat ilahi.
Demikian juga apa yang tersaji saat ini, nasi, sayur asem dan ikan asin.
Kami mensyukuri nasi ini serta kisah yang ada di baliknya.
Sekian bulan lalu pak tani membajak sawah, berhari-hari berlelah.
Lalu istrinya menanam benih padi, berbulan-bulan mengairi sawah.
Kemudian mereka menuai, lalu menumbuk ramai-ramai.
Mereka bekerja keras untuk menghasilkan beras
sehingga kini tersaji nasi di piring ini.
Ajarlah kami menghargai karya mereka.

Kami mensyukuri sayur asem ini serta kisah yang ada di baliknya.
Sekian bulan lalu para petani mencangkul,
menggemburkan dan menyuburkan tanah,
menanam jagung, labu, tomat, kacang, belinjo, nangka,
tiap hari mereka menyiram, memelihara kebun,
cemas-cemas harap menunggu panen yang menghasilkan sayur-mayur ini
sehingga tersajilah sayur asem ini.
Ajarlah kami menghargai karya mereka.

Kami mensyukuri ikan asin ini serta kisah yang ada di baliknya.
Bulan lalu seorang nelayan melaut,
sepanjang malam diterpa angin dingin,
di tengah ombak dan kegelapan malam, menjala ikan,
lalu kembali ke darat dengan selamat.
Anak dan istrinya membersihkan ikan itu,
menggarami dan menjemurnya,
sehingga kini tersaji ikan asin ini.
Ajarlah kami menghargai karya mereka.

Bapa, Allah yang rahmani,
terima kasih untuk nasi yang pulen ini,
sayur asem yang sedap ini
dan ikan asin yang gurih ini.
Kiranya para nelayan dan petani serta anak dan istri
juga menerima rezeki seperti kami pada saat ini.

Bapa sorgawi,
berikanlah kami,
termasuk keluarga nelayan dan petani,
pada hari ini
makanan kami yang secukupnya.
Amin.

 

Oleh : Bapak Topson Siagian

Komentar Anda

Upcoming Events

  1. PENEGUHAN DAN PEMBERKATAN NIKAH

    October 30 @ 9:00 am - 12:00 pm
  2. PENEGUHAN DAN PEMBERKATAN NIKAH

    November 3 @ 8:00 am - 11:00 am
  3. PENEGUHAN DAN PEMBERKATAN NIKAH

    November 10 @ 9:00 am - 12:00 pm